Kegiatan Dauroh Bahasa Arab Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Arab Santri

Rabu, 10 Juli 2019

Bismillahirrahmanirrahim


Dauroh diambil dari Bahasa Arab yaitu dara-yadurru-Dauroh yang artinya pelatihan. Secara istilah berarti aktivitas untuk mengumpulkan sejumlah masyarakat yang relative banyak di suatu tempat untuk mendengarkan ceramah, penelitian, kajian Islam, mengkaji suatu masalah dengan mengangkat tema yang dirasa sangat penting untuk lebih mendalami Islam (Wikipedia, 2018). Dauroh merupakan salah satu cara yang digunakan masyarakat dalam mencari ilmu untuk meningkatkan kadar wawasan Islam dalam suatu pelatihan atau kajian keIslaman yang diselenggarakan lebih dari satu hari pada masyarakat baik secara invidu maupun sebagai pemimpin untuk aktivitas Islami dan kepentingan dakwah kepada para jamaah.

Suasana evaluasi Dauroh Bahasa Arab yang disampaikan oleh Pimpinan Pesantren
Dengan penjelasan asal kata dauroh menurut bahasa arab di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwasanya dauroh merupakan salah satu media pembelajaran/penyampaian ilmu dengan mengumpulkan seluruh pendengar/penerima ilmu dimana juga ditetapkan sebuah judul/materi yang akan dibahas pada pertemuan tersebut. Maka pada kesempatan ini, Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Syech Ahmad Chatib berkesempatan untuk melalukan Dauroh Bahasa Arab, dimana para penerima ilmu merupakan santri yang menuntut ilmu pada pesantren ini. Dauroh Bahasa Arab ini di bimbing langsung oleh beberapa Ustadz yang dipercaya mampu untuk menyampaikan ilmu bahasa arab yang dimilikinya. Dauroh bahasa arab ini dilaksanakan di mesjid agar suasana dauroh ini terasa dekat dengan suasana belajar disurau seperti pada masa zaman dahulu. Semoga dengan selalu dilaksanakannya kegiatan dauroh bahasa arab ini dapat meningkatkan kualitas, kemampuan dan irodah santri untuk selalu menambah pengetahuan bahasa arab mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROPOSAL BANTUAN UNTUK PEMBANGUNAN LANJUTAN ASRAMA SANTRI

2 Orang Santri Ma'had Tahfizul Qur'an Syech Ahmad Chatib Lolos Babak Final Pada Kegiatan MTQ Tingkar SUMBAR